Kamis, 21 November 2013

Puisi Ujian dan cinta Illahi


Ujian dan cinta Illahi

Berawal dari ujian
Yang membawa peringatan
Untuk kita sebagai cambukan
Menjalankan kewajiban
Memang sebagian terselimuti oleh cinta
Menemani saat sendiri
Mengisi hingga ke hati
Tuk berbagi suka duka
Apakah hanya ujian
Yang berujung balasan
Apakah hanya cinta
Serasa dunia milik berdua
Adakah rasa kasih
Adakah rasa sayang
Untuk diri selalukah mengadah
Kepada Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Apa yang bisa kita berikan
Ada kah rasa sayang
Untuk kita jadikan landasan
Meski tak ada atau urung bernaung
Ketakutan kini kulanda
Akan yang telah kutuliskan
Ketakutan akan kemunafikkan
Oleh hati yang kini tak terkendalikan
Hingga membuahkan keserakahan
Lagi diluar kesadaran

Puisi Saat Cinta Tinggallah Kata


Cinta……
Bukanlah sekedar tutur kata
Bukan pula sekedar rasa
Bukan pula sekedar pengorbanan jiwa
Ketika cinta hanya sekedar kata
Raga-raga kan binasa tiada daya
Mata-mata kan menangis penuh duka
Jiwa-jiwa kan merasa hina di hadapan-Nya
Jika cinta cukuplah sekedar ucapan
Apa salahnya perbuatan setan
Di hadapan Robbnya Yang Penuh Kemuliaan
Mengakui kemuliaan-Nya, tapi tanpa kepatuhan
Tapi…
Cinta yang mulia
Adalah cinta pada Dzat Yang Maha Mulia
Cinta yang terlontar di tutur kata
Cinta yang tersimpan di dalam jiwa
Cinta yang terwujud ketaatan raga

Selasa, 19 November 2013

PUISI "SABDA ALAM"

SABDA ALAM


Bulan tampak mendung merenung bumi
Seberkas haru larut terbalut kalut dan takut
Terpaku ratap menatap jiwa-jiwa penuh rindu
Hangatkan dahaga raga yang sendu merayu

Bulan tak ingin membawa tertawa manja
Kala waktu enggan berkawan pada hari
Saat bintang bersembunyi sunyi sendiri
Terhapus awan gelap melahap habis langit

Bulan memudar cantik menarik pada jiwa ini
Hitam memang menang menyerang terang
Tetapi mekar fajar bersama mentari akan menari
Bersama untaian senandung salam alam pagi

PUISI "ALAM DILEMBAH SEMESTA"

ALAM DILEMBAH SEMESTA


Angin dingin kelam berderik
Kabut putih menghapus mentari
Tegak cahyanya menusuk citra

Pahatan Gunung memecah langit
Berselimut awan beralas zamrud
Tinggi . . . Tajam . . .

Sejak waktu tidak beranjak
Di sanalah sanubari berdetak
Sunyi sepi tak beriak

Cermin ilusi di atas danau
Menikung pohon yang melambai warna
Di celah kaki-kaki menjejak karya-karyaNYA

Di manakah aku berada?
Di mana jiwa tak mengingat rumah
Di saat hidup serasa sempurna

Sungguh jelita permadani ini
Terbarkan pesona di atas cakrawala
Tak berujung di pandang lamanya

Serasa bertualang di negeri tak bertuan

PUISI "TANAH AIRKU"

TANAH AIRKU


Angin berdesir dipantai
Burung berkicau dengan merdu
Embun pagi membasahi rumput-rumput
Itulah tanah airku
Sawahnya menghijau
Gunungnya tinggi menjulang
Rakyat aman dan makmur

Indonesiaku
Tanah tumpah darahku
Jaga dan rawatlah selalu
Disanalah aku dilahirkan dan dibesarkan
Disanalah aku menutup mata
Oh..... tanah airku tercinta
Indonesia jaya.....

PUIS "INDAHNYA ALAM NEGERI INI"

INDAHNYA ALAM NEGERI INI


Kicauan burung terdengar merdu
Menandakan adanya hari baru
Indahnya alam ini membuatku terpaku
Seperti dunia hanya untuk diriku

Kupejamkan mataku sejenak
Kurentangkan tanganku sejenak
Sejuk , tenang , senang kurasakan
Membuatku seperti melayang kegirangan       

Wahai pencipta alam
Kekagumanku sulit untuk kupendam
Dari siang hingga malam
Pesonanya tak pernah padam

Desiran angin yang berirama di pegunungan
Tumbuhan yang menari-nari di pegunungan
Begitu indah rasanya
Bak indahnya taman di surga

Keindahan alam terasa sempurna
Membuat semua orang terpana
Membuat semua orang terkesima
Tetapi, kita harus menjaganya
Agar keindahannya takkan pernah sirna

Puisi "Semangat lagi"

Semangat lagi.....

23 April 2012 pukul 21:31
Teruntuk insan yang hatinya sedang terluka,sapu air matamu yang mengalir deras.Redam bara emosi yang bergejolak memanas.kau tercipta bukan untuk menangisi zaman.Ataupun menyesali duka lara.Usah tenggelam dalam kubangan nestapa,jika cintamu mengalami kegagalan,jika ta’arufmu kandas di jalan.Tersenyumlah...

Awan hitam selalu menyimpan pelangi,begitupun Sang Penggenggam nyawa.Dia selalu punya rahasia dan bijaksana untuk membuat dewasa makhluk-Nya.Cinta suci sedang menunggumu,tetapi engkau harus sabar menantikan.Cinta itu akan menjemputmu di masa yang telah DIA rencanakan.

Teruntuk yang hatinya sedang terluka,jangan berikan celah pada syaitan yang membuat semangatmu terlemahkan.Perihnya duka bukanlah isyarat runtuhnya langit ataupun robeknya kulit bumi. Allah Azza Wa Jalla menempa pribadi tangguhmu dalam butiran air matamu,dalam jeritan derita batinmu dan dalam rintihan sesaknya nafasmu.
Teruntuk yang hatinya sedang terluka,Pasang surut laut adalah kepastian,tawa dan tangis adalah kewajaran.Takdir-Nya menjadikan makhluk berpasangan.Sebuah ketetapan Sang Penguasa jika engkau tak dapatkan pasangan di dunia bukan berarti Allah Azza Wa Jalla,memberimu petaka,tapi Dia sedang menyiapkan makhluk terindah yang menantimu di Jannah yang akan menemani jiwamu yang resah...Tersenyumlah...
Dalam kesabaran munajat panjangmu meski tajamnya duri mencabik-cabik lukamu,meski remuk redam menyerang hatimu. Yakinlah...bahagia akan datang mewarnai hari-harimu...Wahai Saudara ana Rahimakumullah tersenyumlah walaupun pedih menggiris Qolbu..